Pemuda Islam yang Kehilangnya Figur Teladan

Bismillah

Assalamualaikum sahabat muslim yang dirahmati Allah. Kita tahu bahwa Islam telah membawa budaya serta peradaban gemilang yang membawa kita menjadi pribadi yang baik dan disayangi Allah Subhanahu Wata’ala meskipun begitu, masih saja ada yang mengemis bahkan meniru budaya lain. Tak heran pula jika budaya yang ditiru adalah budaya negatif yang menentang ajaran islam mengingat sekarang ini kita berada dalam arus zaman pembobrokan aqidah para pemeluk ajaran islam. Budaya yang memamerkan aurat, pacaran, dan miras dibawa ke negara muslim. Sungguh, kaum muslimin telah kehilangan figur dan sosok yang dapat membimbing mereka dalam kebaikan dan kebahagian.

Banyak orang bilang bahwa kita harus menghindari budaya barat. Namun apakah hanya budaya barat? Apakah budaya barat saja yang harus kita hindari? Tentu jawabannya tidak. Bisa kita lihat budaya ketimuran juga membawa budaya yang tercela bagi umat muslim contohnya budaya orang India yang secara sadar membuka perut dan menari di hadapan umum atau tari perut dari daerah Arab. Walau budaya ini bukan budaya barat tentu kita harus menjauhi budaya tersebut karena sama-sama maksiat. Sekarang jelas, bukan masalah dari barat atau timur, negara muslim maupun kafir kalau budayanya menolak ajaran agama islam tentu harus tegas kita katakan TIDAK.

Saudaraku, mari kita ingat kembali pesan Rasulullah yang ini:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“ Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.” ( Riwayat Al Bukhari dan Muslim)

Saudaraku seiman dan seaqidah yang Allah muliakan. Tanpa kita sadari ternyata selama ini negara kafir selalu berusaha untuk menghancurkan generasi Islam dengan cara memusyrikkan para pemuda yang menjadi  generasi penerus dakwah, mencoba memalingkan generasi Islam kepada hal-hal keduniaan yang melalaikan mereka dari mengingat Allah, sang Khaliq, mengingat kematian, mengacuhkan kalamullah dan bersikap hedonism dan sekularism, melalui media-media hiburan yang ada, seperti Musik-musik yang melalaikan dari membaca dan menghafal Qur’an, lagu-lagu cengeng penuh kegalauan, tidak mencerminkan pemuda yang tangguh dan berdedikasi tinggi terhadap Islam, tarian-tarian yang bercampur baur antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, Fashion yang jauh dari adab pakaian islami, Film yang bertajuk sihir ini secara tidak langsung mengajarkan kemusyrikan yang dibingkai dalam pengetahuan science. Jika tidak hati-hati orang bisa terilhami untuk melakukan kesyirikan karena tidak mengetahui hakikat kebenarannya. Sebagai muslim kitasenantiasa dilarang mendekati hal-hal yang berbau kesyirikan. Allah berfirman

“ Dan ingatlah ketika luqman berkata kepada anaknya, diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya: “ Hai anakku,janganlah kamu mempersekutukan Allah sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kedzaliman yang besar.” (Luqman:13)

Karenanya, ssaudara saudariku yang dirahmati Allah, jika kita diam dan terlena akan penyajian hiburan-hiburan di era sekarang ini maka bisa saja kita terbawa arus penggerusan aqidah serta akhlak. Hendaknya saudaraku muslim dan muslimah yang dirahmati Allah, mencukupkan diri dengan mempelajari al-Qur’an, membaca dan menghafalnya serta mentadaburinya sebagai pelipur bosan, mempelajari ilmu-ilmu Islam yang bermanfat dan mengamalkanya sudah semestinya menjadi keutaman bagi kita remaja muslim.

Tidakkah kita belajardari shiroh kisah para pendahulu kita yang shalih, yang menambatkan tujuan hidupnya pada kebahagiaan di dunia dan di akhirat, dengan mempelajari al-Qur’an dan sunnah kemudian mengamalkanya. Sejarah mereka para salafush shalih merupakan fakta yang tak terbantahkan, merekalah teladan kita, hendaknya kaum muslimin lebih peduli terhadap mereka, banyak membaca dan belajar tentang kisah keteladanan mereka.

Wallahu A’lam

Wassalamualaikum

******

Penulis : (Sulestari Rahajeng Siswa SMAN 1 Gemolong angkatan 37)

Iklan

About Rohis_SMAN1G

Rohis SMAN 1 Gemolong adalah organisasi Rohani Islam yang ada di sekolah kami

Posted on 23 Januari 2016, in Lain-Lain. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: